6 Cara Mengatasi Anak Terlambat Berjalan

anak terlambat jalan

Pertumbuhan antara satu anak dengan anak yang lain pasti berbeda. Ada yang bisa fasih berbicara di usia lebih cepat dari umur rata – rata. Ada juga yang sudah bisa membaca dengan lancer dari rata – rata usia. Namun, yang sering ditakutkan adalah anak / balita yang terlambat berjalan. Semua orang tua pasti ingin melihat buah hati kesayangannnya mampu berjalan sendiri, namun tidak semua anak bisa berjalan ddi usia umumnya. Tentu saja permasalahan ini membuat orang tua cemas & khawatir terhadap tumbuh kembang anak. Berikut 5 cara mengatasi anak terlambat jalan:

1. Ajak anak berjalan dengan cara menuntunnya

Cara pertama yang bisa Bunda dan Ayah lakukan jika Si Kecil terlambat berjalan adalah dengan menstimulasi kemampuan berjalan anak secara berkala. Salah satunya dengan memegang kedua tangannya dan menuntunnya berjalan. Untuk melakukannya, posisikan anak berdiri menghadap ke depan, kemudian pegang kedua tangannya dari belakang, dan bantu ia untuk pelan-pelan melangkah. Selain menstimulasi anak untuk berjalan, cara ini juga bermanfaat untuk menguatkan otot dan melatih keseimbangan tubuh anak. Lakukan kegiatan ini secara perlahan, tetapi teratur. Pastikan juga lantai tempat Si Kecil berlatih tidak licin, sehingga mengurangi risiko terjatuh yang justru bisa menyebabkan ia trauma untuk mencoba lagi nantinya.

2. Batasi durasi menggendong anak

Menggendong anak memang merupakan momen yang sangat menyenangkan bagi orang tua. Namun, untuk kebaikan Si Kecil, sebaiknya Bunda dan Ayah jangan terlalu sering atau terlalu lama menggendongnya. Sebagai gantinya, biarkan Si Kecil bermain di lantai. Dengan begitu, ia akan terstimulasi untuk mulai berdiri, merambat, dan akhirnya berjalan.

3. Beri media sebagai bantuan

Bunda bisa memakai push walker sebagai alat untuk melatih anak untuk percaya diri berjalan. Namun, alat itu tidak wajib, Bunda bisa memakai perabotan yang ada di rumah untuk didorong si Kecil, misalnya kursi, meja kecil, galon, atau sofa kecil yang ringan. Bantu si Kecil untuk menyeimbangkan tubuhnya ketika berpegangan pada alat bantu tersebut. Tetap bersiaga di belakang anak, untuk mencegahnya terjatuh ke belakang atau kepala terbentur ketika sedang berlatih. Cara murah ini bisa menjadi terapi anak terlambat jalan.

4. Ulurkan tangan ketika ia berjalan

Anak sering tidak percaya diri saat sedang belajar jalan. Beri si Kecil semangat dengan berada di depannya lalu ulurkan tangan Bunda agar ia meraihnya. Bunda juga bisa meminta anak untuk mengikuti kemana pun Bunda berjalan menelusuri ruangan lain. Ini salah satu terapi anak terlambat jalan.

5. Apresiasi anak saat mulai belajar jalan

Memaksa anak untuk belajar jalan tentu bukan cara yang baik. Meski gemas melihat langkah si Kecil hanya sedikit, tetap beri apresiasi. Tersenyum saat ia berhasil berjalan, beri kalimat semangat tanpa membuatnya tertekan. Misalnya “hore, sudah tambah dua langkah. Besok kita coba lagi kalau kamu lelah, ya.” Tidak lupa untuk menatapnya saat memberi apresiasi setelah apa yang dilakukannya. Ini membuat anak lebih semangat dalam mengikuti terapi anak terlambat jalan.

6. Beri vitamin

Terakhir bisa memberikan vitamin khusus untuk membantu si kecil dengan Paramorina Active Grow. Bunda tidak perlu cemas karena vitamin Paramorina sudah teruji aman & efektif membantu si kecil berjalan.

 

 

Sumber = alodokter & hellosehat

Tinggalkan Balasan

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping